SITUASI DAN KONDISI POLITIK DI PAPUA STABIL

Thursday, December 17, 2009
By arbur

ELSHAM Papua
Institute for Human Rights Studies and Advocacy
Jl. Kampus USTP Padang Bulan, Jayapura – Papua
Telp/fax 967 581600. website.elshampapua.org

SITUASI DAN KONDISI POLITIK DI PAPUA  STABIL

Jayapura, 17 Desember 2009

Kelly

Sehari setelah aksi penyergapan dan penembakan terhadap Kelly Kwalik oleh Pasukan Anti Teror Detasemen 88 Polri situasi dan kondisi politik di Papua masih dalam kondisi aman. Situasi politik di beberapa kota di Papuadi kuatirkan akan meningkat setelah tersiar kabar di berbagai media mengenai Kelly Kwalik. Di kota Timika warga masyarakat, terutama Papua tampak bergerombol. DI beberapa kota yang diperkirakan akan terjadi pengerahan masa seperti nabire, Wamena dan Jayapura hingga sore tasi tidak kelihatan. Di Jayapura penjagaan ketat polisi terlihat di sekitar rumah sakit Bhayangkara, Kotaraja. Sementara di sudut-sudut jalan tampak satuan polisi bersenjata dengan kendaraan roda dua.

Hari ini beberapa warga asal suku Amungme, di antaranya Yosepha Alomang tiba dari Jakarta dan langsung menuju rumah sakit Bhayangkara. Pihak keluarga sampai sore hari ini (17/12) meminta agar jenasah almarhum Kelly Kwalik setelah diidentifikasi segera di serahkan kepada pihak keluarga dan akan di bawa pulang sendiri ke Timika. Sementara pihak Dewan Adat dan mahasiswa Papua dilaporkan hendak melaksanakan upacara keagamaan – pengucapan syukur atas meninggalnya Panglima Tinggi TPNPB Kelly Kwalik.

Pihak Polda Papua hari ini dilaporkan mendatangi asrama mahasiswa Mimika di Padang Bulan. Mereka mencari salah seorang warga penghuni asrama yang diduga merupakan salah satu anak kandung almarhum Kelly Kwalik. Pencarian tersebut dilakukan di duga dalam upaya untuk melakukan pengujian dengan test DNA. Kedatangan aparat polisi asrama mahasiswa dilaporkan tidak mendapatkan hasil.

Masih dari sekitar lokasi penyergapan, saksi mata mengatakan mereka yang menjadi sasaran penyergapan dan penembakan ketika di larikan dengan mobil masih dalam keadaan hidup. Di duga Kelly Kwalik sengaja di habisi dengan beberapa butir peluru pada saat berada di dalam kendaraan yang di tumpangi dalam tujuan menuju ke Kuala Kencana. @

———–

Kontak person :

Ferdinand Marisan :+62 81344937471

Paula Makabori +61 402547517

Reportase Harian

ELSHAM Papua

Institute for Human Rights Studies and Advocacy

Jl. Kampus USTP Padang Bulan, Jayapura – Papua

Telp/fax 967 581600. website.elshampapua.org

SITUASI DAN KONDISI POLITIK DI PAPUA MASIH STABIL

Jayapura, 17 Desember 2009

Sehari setelah aksi penyergapan dan penembakan terhadap Kelly Kwalik oleh Pasukan Anti Teror Detasemen 88 Polri situasi dan kondisi politik di Papua masih dalam kondisi aman. Situasi politik di beberapa kota di Papua di kuatirkan akan meningkat setelah tersiar kabar di berbagai media mengenai Kelly Kwalik. Di kota Timika warga masyarakat, terutama Papua tampak bergerombol. DI beberapa kota yang diperkirakan akan terjadi pengerahan masa seperti nabire, Wamena dan Jayapura hingga sore tasi tidak kelihatan. Di Jayapura penjagaan ketat polisi terlihat di sekitar rumah sakit Bhayangkara, Kotaraja. Sementara di sudut-sudut jalan tampak satuan polisi bersenjata dengan kendaraan roda dua.

Hari ini beberapa warga asal suku Amungme, di antaranya Yosepha Alomang tiba dari Jakarta dan langsung menuju rumah sakit Bhayangkara. Pihak keluarga sampai sore hari ini (17/12) meminta agar jenasah almarhum Kelly Kwalik setelah diidentifikasi segera di serahkan kepada pihak keluarga dan akan di bawa pulang sendiri ke Timika. Sementara pihak Dewan Adat dan mahasiswa Papua dilaporkan hendak melaksanakan upacara keagamaan – pengucapan syukur atas meninggalnya Panglima Tinggi TPNPB Kelly Kwalik.

Pihak Polda Papua hari ini dilaporkan mendatangi asrama mahasiswa Mimika di Padang Bulan. Mereka mencari salah seorang warga penghuni asrama yang diduga merupakan salah satu anak kandung almarhum Kelly Kwalik. Pencarian tersebut dilakukan di duga dalam upaya untuk melakukan pengujian dengan test DNA. Kedatangan aparat polisi asrama mahasiswa dilaporkan tidak mendapatkan hasil.

Masih dari sekitar lokasi penyergapan, saksi mata mengatakan mereka yang menjadi sasaran penyergapan dan penembakan ketika di larikan dengan mobil masih dalam keadaan hidup. Di duga Kelly Kwalik sengaja di habisi dengan beberapa butir peluru pada saat berada di dalam kendaraan yang di tumpangi dalam tujuan menuju ke Kuala Kencana. @

———–

Kontak person :

Ferdinand Marisan :+62 81344937471

Paula Makabori +61 402547517

Share this Post[?]
        

Leave a Reply

Translator

Translator by Yellingnews

Archives

User Login






Invite your friends








Powered by OpenInviter.com