PEMBUNUHAN KELLY KWALIK DIKUATIRKAN MEMUNCULKAN KONFLIK DI PAPUA

Saturday, December 19, 2009
By arbur

Kelly

Jayapura, Penyergapan yang dilakukan pasukan anti teror detasemen 88 Polri pada salah satu rumah penduduk di Gorong-gorong Muara Timika  pada tanggal 16 Desember 2009 lalu yang menangkap dan membunuh Kelly Kwalik  dikuatirkan menghambat proses penyelesaian konflik di Papua. Sebaliknya menjadikan konflik menjadi berkepanjangan.  Salah seorang aktivis dari elemen gerilyawan mengharapkan pemerintah Indonesia agar serius  dalam upaya penyelesaian konflik di Papua. Penyerangan dan sabotase akan dilakukan walaupun dengan peralatan serba terbatas . “pemerintah (Jakarta) supaya buka diri menyelesaikan konflik di Papua secara damai”

Kematian Kelly Kwalik diduga akan menyulut konflik antara kelompok konfederasi, yaitu antara kelompok konfederasi  Mom dan Magai dalam kehidupan orang Amungme. Fratri/moety sebagai kesatuan  dalam kelompok kekerabatan orang Amungme sering menempatkan dalam kerjasama persaingan dan konflik antara kelompok konfederasi Mom dan Magai. Dalam kasus-kasus penghianatan ataupun kasus lain seperti  masalah pencurian ladang dan ternak, perampasan perempuan akan memicu konflik yang berkepanjangan antara  kelompok Mom dan Magai. Orang Amungme menyebut penghianatan sebagai mejim/o’ put sebagai tindakan yang dapat berakibat fatal dan menyebabkan konflik berkepanjangan. Penyergapan yang sukses oleh densus 88 adalah suatu keberhasilan kerja intelejen. Namun di duga ada nilai-nilai penghianatan “mejim”  dalam upaya tersebut, penghianatan yang melibatkan orang Amungme sendiri

Namun demikian kecenderungan ke arah konflik antar kelompok konfederasi  di kalangan orang Amungme sendiri dikaui tidak akan terjadi. Kematian Kelly Kwalik dipandang bukan karena konflik adat, tetapi konflik orang Papua melawan pemerintah Republik Indonesia. Konflik  di internal orang Amungme kemungkinan tidak akan terjadi, sebaliknya dapat memunculkan konflik baru dengan perusahaan (PTFI) dan negara. PTFI merupakan musuh yang dianggap ikut bertanggungjawab atas kematian Kelly Kwalik karena keberadaannya telah memicu konflik yang berkepanjangan dengan masyarakat asli setempat

Konflik lain adalah berdasarkan pada isu yang beredar di kalangan kelompok masyarakat asal pegunungan yang saling menuding, sebagai penghianat yang menyebabkan Kelly menemui ajalnya setelah disergap dan dibunuh Densus 88.  Konflik dikuatirkan melibatkan  beberapa pengikut Kelly asal suku Nduga dengan klen-klen tertentu dari suku Amungme.

Hingga hari ini situasi keamanan di Papua masih dapat terkendali, tidak terjadi aksi-aksi yang mengarah kepada anarkis. Hari ini dilaporkan telah terjadi bentrok antara warga Amungme dengan aparat keamanan yang bertugas menjaga jasad Kelly Kwalik. Jenasah Kelly Kwalik sendiri telah diterbangkan ke Timika untuk tujuan identifikasi. Kelly Kwalik merupakan bagian penting dari orang Papua dalam perlawanan memperjuangkan keadilan dan kebenaran di Tanah Papua.

Hari ini sekitar jam 15 40 WP jenasah Kelly Kwalik diserahkan oleh pihak Polda Papua dari RS Mitra Masyarakat kepada pihak keluarga di Ruang Rapat DPRD Mimika di Timika. Peti Jenasah disambut oleh seluruh masyarakat di Timika dan berturut-turut semua kelompok masyarakat datang bergantian menyaksikan dan memberikan penghormatan kepada jenasah Kelly Kwalik. Peti Jenasah Kelly Kwalik dibungkus dengan Bendera Bintang Kejora dan akan disemayamkan dalam beberapa hari kedepan, sekaligus memberikan kesempatan kepada warga Papua untuk datang melihat dang memberikan penghormatan. Kesepakatan keluarga sementara jenasah akan disemayamkan hingga hari Senin, 21 Desember 2009. Prosesi pemakaman akan dilakukan menurut kepercayaan  Katolik dari Keuskupan setempat. Pihak keluarga dan masyarakat meminta agar jenasah Kelly Kwalik harus dimakamkan di tempat umum, Kelly Kwalik merupakan  simbol perlawanan dan pahlawan nasional Bangsa Papua.

Penyergapan dan pembunuhan Kelly Kwalik barangkali adalah tindakan yang harus dilakukan  atas tuduhan penembakan terhadap  warga negara Amerika Serikat pada tahun 2002. Lebih dari itu Kelly Kwalik adalah “musuh negara” yang harus segera ditindas dengan cara apapun.  Bagi orang Papua  Kelly Kwalik adalah sosok berpengaruh dalam perlawanan dan perjuangan orang Papua  untuk keadilan dan kebenaran. Sikap dan tindakannya terus dilaksanakan hingga akhir hayatnya.  Kelly Kwalik sebelumnya lebih mengedepankan cara kekerasan  dalam perjuangannya. Dalam 5 tahun terakhir Kelly telah berubah dan mengedepankan cara damai penyelesaian konflik di Papua. Penyelesaian damai atas konflik di Papua sendiri telah didukung oleh Dewan Militer TPNPB dengan tidak lagi melakukan aksi-aksi kekerasan. Walaupun Kelly Kwalik telah meninggal  elemen TPNPB dalam hal ini tetap mendukung proses damai dalam penyelesaian konflik Papua.(ENS)

Share this Post[?]
        

Leave a Reply

Translator

Translator by Yellingnews

Archives

User Login






Invite your friends








Powered by OpenInviter.com