Hari ini, Tim BMP Bertolak ke Jakarta

Saturday, January 30, 2010
By arbur

JAYAPURA-Tekad dari Barisan Merah Putih (BMP) untuk memperjuangkan masuknya 11 kursi di DPR Papua dan 9 kursi di DPRD Papua Barat sebagai representasi Undang-Undang Otsus nampaknya bakal menemui jawaban, setelah Makamah Konstitusi (MK) menyatakan menerima gugatan mereka dengan surat panggilan no.867.116/PAN/MK/2009, yang akan bersidang Rabu (4/11) pekan depan.
Terkait hal ini, Tim BMP pun telah bersiap dan rencananya BMP yang dipimpin langsung Ketua umum BMP Ramses Ohee didampingi Sekjen BMP Yonas Alfons Nusi, akan bertolak menuju ke Jakarta, Sabtu (31/10) pagi ini.
“Ya, kami rencana besok (hari ini-red) bertolak ke Jakarta, satu tekad kami adalah ingin agar hak-hak politik orang Papua dihormati. Tidak ada kepentingan lain. Kami juga berharap agar semua yang dipanggil diantaranya Gubernur Papua, Gubernur Papua Barat, Ketua KPU Provinsi Papua dan Papua barat, dan Ketua DPRD dari Papua dan Papua Barat, agar bisa juga hadir saat sidang,” Yonas Alfons Nusi saat memberikan keterangan pers, kemarin.
Bahkan, Nusi juga dengan tegas meminta agar Ketua KPU Provinsi Papua Benny Sweny agar membawa surat KPU Papua nomor 184 dan 185 tahun 2009, agar dibacakan saat sidang di MK, lantaran surat tersebutlah sebagai surat sakti yang menghalalkan 11 kursi DPR Papua dan 9 kursi DPR Papua Barat masuk dalam keanggotaan DPRD periode 2009-2014.
Sementara itu menurut Ramses Walli mantan anggota DPRP yang juga sebagai salah satu orang yang serius memperjuangakn 11 kursi bersama dengan BMP mengatakan, perjuangan yang dilakukan oleh Barisan Merah Putih adalah untuk kepentingan rakyat Papua, sehingga harus direspon oleh semua pihak, dan baginya apapun hasil tanggal 4 Nopember nanti harus di terima oleh semua pihak.
Hanya saja Ramses dalam kesempatan tersebut lebih dulu menyarankan agar jika saja MK mengabulkan 11 kursi DPRD Papua dan 9 kursi untuk Papua Barat, maka langkah terbaik yang dilakukan oleh Gubernur Papua dan DPRP adalah melakukan penambahan kursi saja, ketimbang melakukan pengurangan kursi, artinya dari 56 kursi yang saat ini ditambah lagi menjadi 11 kursi sehingga 67 kursi.
“Ketimbang mengurangi kursi, jelas tak mungkin sebab anggota DPRP tersebut sudah dilantik dan tentunya akan membuat masalah baru, sehingga saya menyarankan agar ada penambahan kursi saja, soal dana saya pikir ada dana Otsus, sehingga 11 kursi ini dibiayai oleh dana Otsus saja, agar ke depan merekalah yang memperjuangkan hasil-hasil Otsus,” ujarnya.
Sementara menurut Ketua Umum Barisan Merah Putih, Ramses Ohee, pihaknya lebih memilih jalan tengah dan bukan saatnya untuk saling melemparkan kesalahan satu sama lain.
“Jika ada masalah marilah kita duduk bersama-sama mengatur di para-para adat. 11 kursi kini sudah mulai didorong, sehingga semua pihak harus dukung, sebab ini menyangkut masalah adat orang Papua,” ujarnya.
Terkait sidang di MK ini, Majelis Rakyat Papua (MRP) juga siap untuk berangkat ke Jakarta bersama dengan Gubernur dan DPR Papua. “Kursi tersebut sudah dibagi dan direbut sehingga harus ditata ulang untuk Pemilu 2014,” ungkap Ketua MRP Drs.Agus Alue Alua,M.Th saat ditemui di sela-sela acara open house pameran seni dan budaya Papua dalam rangka HUT MRP yang ke IV, Jum’at (30/10).
Pihaknya mengungkapkan, kalau memang 11 kursi tersebut bisa kembali ke tangan rakyat Papua, maka itu menjadi harapan semua orang, namun yang terjadi adalah kursi tersebut sudah direbut yang dalam artian telah diambil sekaligus sudah terisi, karena para anggota DPRP sudah dilantik.
“Ini kan anggota DPRP termasuk dengan 11 kursi tadi sudah dilantik, dan apakah harus ditarik kembali 11 orang dari DRPP? Ya itu nanti Gubernur, MRP dan DPRP nanti ke Jakarta dan berunding karena undang-undang yang sudah ada tidak diterapkan oleh KPU, walaupun MRP telah berjuang habis-habisan selama 6 bulan terakhir di MK dan kemudian tidak berbuah hasil, sehingga kursi tersebut telah direbut sehingga menurut kami sangat bagus kalau kursi tersebut diingatkan, sehingga kita dapat mengaturnya untuk ke depan dalam sebuah Perdasus atau Perdasi untuk partai lokal pada Pemilu tahun 2014,” tuturnya.(cak/jop/fud)

Sumber: www.cenderawasihpos.com

Share this Post[?]
        

Leave a Reply

Translator

Translator by Yellingnews

Archives

User Login






Invite your friends








Powered by OpenInviter.com