Home Elsham News TOLAK RASIS, MAHASISWA DITANGKAP

TOLAK RASIS, MAHASISWA DITANGKAP

218
0
SHARE

Jayapura, ENS – Issue Rasis yang mengakibatkan masyarakat papua di 2 Provinsi, Papua dan Papua Barat, lakukan aksi penolakan dan mendesak Pemerintah Indonesia, kabulkan permintaan mereka selesaikan masalah Rasis lewat Mekanisme Referendum terus disampaikan dalam bentuk demonstrasi. Namun, aspirasi mereka tidak mendapat ruang, waktu dan tempat.

Berikut laporan awal hasil pantauan relawan Elsham  Sorong.  

Rabu (18/09), Pukul 11. 12 Wit, massa berkumpul di depan Terminal Remu, kelurahan Remu Utara. Sementara MY lakukan orasi terkait Rasis dan minta Pemerintah Indonesia selesaikan persoalan Rasis lewat mekanisme Referendum, tiba-tiba ia ditangkap lalu dibawa ke Mapolresta Kota Sorong guna mempertanggungjawabkan perbuatnnya. Beberapa menit kemudian, 5 Mahasiswa juga ikut ditangkap didepan KPR Malanu. Berikut adalah 5 nama yang di tanggap tersebut, yaitu :

  1. Joni Bame
  2. Yosep Syufi
  3. Yeheskel Kalasuat
  4. Dolfo Mau
  5. Abit Yewen

Dari pantauan relawan Elsham, saat mereka dibawa dengan mobil, 2 Mahasiswa yaitu Dolfo Mau dan Abit Yewen merasa ketakutan lalu lompat dari mobil, lari menyelamatkan diri. “saya takut dibunuh, makanya saya memberanikan diri lopat dari mobil” tutur DM ketakutan.

Hingga laporan ini dibuat, diduga ada 52 korban mengalami luka berat/ringan dan 1 orang mati  sebelum demo tanggal 19 September.

Kesulitan yang dialami Relawan Elsham saat lakukan monitoring dan investigasi guna memastikan kebenaran jumlah korban disebabkan  tingkat resiko keamanan bagi relawan Elsham yang tidak bisa dijamin saat lakukan tugas kemanusiaan di wilayah kabupaten Sorong, Kota Sorong dan Kabupaten Sorong Selatan.

ENS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here