Home Elsham News KEGIATAN FOKUS GRUP DISKUSI SITUASI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DI KABUPATEN FAKFAK

KEGIATAN FOKUS GRUP DISKUSI SITUASI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DI KABUPATEN FAKFAK

167
0
SHARE
Kelompok diskusi kekerasan terhadap perempuan di Papua

Fak-Fak, ENS- Program Perempuan Elsham sesuai dengan visi dan misi Lembaga mengfokuskan penanganan perempuan korban pertahanan Negara. Terkait visi misi Maka Fokus Grup Diskusi (FGD) yang bertemakan Kekerasan Terhadap Perempuan Di Papua yang dilakukan oleh Program Perempuan mendukung untuk menyikapi beberapa isu Pelanggaran HAM yang terjadi pada perempuan, serta mendapatkan data dan konkrit tentang keterlibatan Hak Asasi Manusia di Kabupaten Fak-fak.

Kegiatan Fokus Grup Diskusi berlangsung Selasa (28/10/2019), pukul 11.00 Wit bertempat di kantor Pos kontak Elsham di Fakfak. Turut hadir selaku ketua pos kontak Elsham Papua Fredy  Warpopor dan juga di hadiri langsung oleh Direktur utama Elsham Papua Pdt.Mathius Adadikam, Tim AJAR sdr. Sorang, juga peserta yang aktif dan senang dikunjungi Forum diskusi ini.

Masalah yang terkait dengan pertentangan terhadap perempuan yang terjadi di Fak-fak dapat di benarkan oleh Fredy Warpopor selaku ketua kontak pos Elsham Fak-fak. Dia mengtakan kasus kekerasan terhadap perempuan di Fak-fak sudah terjadi pada tahun 2008,2015 dan 2018 dalam kasus HAM, KDRT dan kasus-kasus lain yang menimpa perempuan. Fredy mengatakan juga bahwa peristiwa-peristiwa yang terjadi pada tahun 2008 itu, perempuan selalu yang akan menjadi sasaran. Pos kontak Elsham di Fak-fak sering kesulitan dalam perempuan yang kesulitan di mana ada rasa kecanggungan (malu) dari mereka karena melihat ini pada saya laki-laki, jika perempuan mungkin mereka bisa langsung berbicara atau membantu apa yang mereka alami, melalui Fredy .

Salah satu peserta Ina Korwa memberi tanggapan tentang perlunya pembahasan-pemilihan baik dari pihak Elsham sendiri juga Lembaga-Lembaga lain yang bergerak dalam pembahasan Hak Asasi Manusia harus mendukung penyuluhan ke kampung-kampung dengan tujuan masyarakat di kampung mana tahu ada tempat yang dapat mereka tuju untuk mengadukan apa yang mereka alami.

Dalam forum ini juga selaku Program Koordinator Perempuan Ani Sipa mengatakan bahwa dengan adanya FGD ini kita yang ada dan hadir di sini, kita sama-sama belajar, sedangkan Ani Sipa mengatakan bahwa tanpa teman-teman saya tidak akan tahu apa dan bagaimana cara menggunakan para korban kekerasan khusus korban perempuan di Fak-fak.

Cara atau trik yang digunakan oleh Progam Perempuan Elsham Papua yaitu dengan memutarkan film-film pendek yang menceritakan dan mengilustrasikan percakapan di mana perempuan berbicara, lalu menyikapi isu Gender yang baru muncul saat ini pun masi terjadi. Ani Sipa mengatakan bahwa mereka memiliki ini dengan melihat film ini pada akhirnya mereka berbicara dengan langsung atau berbicara apa yang mereka alami dan rasakan, yang membuat mereka tutupi, imbuh Ani.

ENS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here